Malam itu menjadi akhir keputusanku. Setelah satu pekan yang lalu aku datang ke sekre untuk menyatakan bahwa aku keluar dari proses yang tinggal selangkah lagi menuju garis finish. Hal itu aku lakukan karena memang aku sudah merasakan kejenuhan ditambah hilangnya teman-teman yang selalu memberikan semangat ketika semangat ini mulai padam. Karena memang suasana kebersamaan itu masih terlalu membekas dan sangat sulit untuk bisa diabaikan begitu saja. Tapi selama sepekan itu pula aku banyak mendapatkan pencerahan, mulai dari apa yang aku lihat, aku dengar, sampai yang aku rasakan. Bisa dibilang, selama satu pekan itu aku hanya bertemu satu orang anggota (*sebut aja anggota biasa WAPEALA), yaitu bang jhon. Aku mendapat beberapa informasi yang menjadikanku lebih mengenal organisasi ini. Sampai pada akhirnya pada jumat malam, setelah makan malam aku bertemu dengan Bang jhon & bang ponco. Dengan sedikit diyakinkan oleh mereka, akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan lagi proses ini, walaupun harus menelan ludah sendiri. Di sini aku benar-benar menemukan optimisme dalam diriku, kalau aku bisa menyelasaikan semuanya dengan baik. Dan pada akhirnya aku dan ketiga sahabatku (Tika, Ari, Prizka) pada malam itu berdiskusi untuk mencari nama angkatan. Malam itu aku benar-benar seperti menemukan diriku sepenuhnya. Thanks kawan. secara sengaja ataupun tidak kalian telah membakar semangatku yang mulai padam. Dan aku yakin semua hambatan, masalah, konflik yang telah kita alami bersama akan menjadi indah untuk diceritakan suatu saat nanti.
Yang bisa dilakukan makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya adalah mereka hanya tinggal mempercayainya...
Sabtu, 09 Juli 2011
Aku Putuskan : "LANJUT"
Malam itu menjadi akhir keputusanku. Setelah satu pekan yang lalu aku datang ke sekre untuk menyatakan bahwa aku keluar dari proses yang tinggal selangkah lagi menuju garis finish. Hal itu aku lakukan karena memang aku sudah merasakan kejenuhan ditambah hilangnya teman-teman yang selalu memberikan semangat ketika semangat ini mulai padam. Karena memang suasana kebersamaan itu masih terlalu membekas dan sangat sulit untuk bisa diabaikan begitu saja. Tapi selama sepekan itu pula aku banyak mendapatkan pencerahan, mulai dari apa yang aku lihat, aku dengar, sampai yang aku rasakan. Bisa dibilang, selama satu pekan itu aku hanya bertemu satu orang anggota (*sebut aja anggota biasa WAPEALA), yaitu bang jhon. Aku mendapat beberapa informasi yang menjadikanku lebih mengenal organisasi ini. Sampai pada akhirnya pada jumat malam, setelah makan malam aku bertemu dengan Bang jhon & bang ponco. Dengan sedikit diyakinkan oleh mereka, akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan lagi proses ini, walaupun harus menelan ludah sendiri. Di sini aku benar-benar menemukan optimisme dalam diriku, kalau aku bisa menyelasaikan semuanya dengan baik. Dan pada akhirnya aku dan ketiga sahabatku (Tika, Ari, Prizka) pada malam itu berdiskusi untuk mencari nama angkatan. Malam itu aku benar-benar seperti menemukan diriku sepenuhnya. Thanks kawan. secara sengaja ataupun tidak kalian telah membakar semangatku yang mulai padam. Dan aku yakin semua hambatan, masalah, konflik yang telah kita alami bersama akan menjadi indah untuk diceritakan suatu saat nanti.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar